MEP Gelar Pelatihan Manajemen Web, Media, dan Branding Sekolah

Pelatihan Media Branding MEPMEP.OR.ID, BANDUNG — Yayasan Mutiara Embun Pagi (MEP) kembali menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Manajemen Web dan Pengelolaan Media Digital, Rabu, 14 Oktober 2026. Sepekan sebelumnya, kegiatan yang sama digelar sebagai upaya peningkatan pemahaman dan keterampilan digital pengelola media dan website sekolah MEP School.

Upaya meningkatkan kapasitas pengelolaan informasi dan komunikasi di lingkungan yayasan dan sekolah ini masih menghadirkan narsumber praktisi media Asep Syamsul M. Romli alias Kang Romel. Kehadiran sosok berpengalaman dalam bidang media dan komunikasi ini diharapkan memberikan wawasan serta perspektif baru mengenai bagaimana yayasan dan sekolah dapat mengelola media secara lebih kreatif dan profesional.

Pelatihan tersebut turut dibersamai secara langsung oleh pengurus Yayasan MEP, Dr. Nurdin Qusyaeri, M.Si. Kehadiran pengurus Yayasan MEP Bidang SDM ini menjadi bagian penting dalam mendukung penguatan sumber daya manusia di lingkungan Yayasan MEP, khususnya dalam menghadapi perkembangan komunikasi digital.

Pada pelatihan kali ini, Kang Romel memberikan masukan bagi yayasan dan sekolah MEP untuk rebranding yayaan dan sekolah MEP yang selama ini dikenal dengan MEPIES dan MEP School dengan MEP saja. Nama MEPIES di atas bangunan SD dan SMP MEP juag diusulkan diubah menjadi MEP saja atau MEP Foundation.

Alasannya, MEPIES –singkatan dari Mutiara Embun Pagi Islamic Elementery School– identik dengan SD Islam MEP dan MEP School terkesan melupakan bidang garapan yayasan MEP lainnya seperti masjid (Masjid Qudwah) dan koperasi.

Di tengah perkembangan teknologi informasi saat ini, website dan media sosial sekolah bukan lagi sekedar sarana untuk menyampaikan pengumuman. Keduanya telah menjadi bagian penting dari wajah sekolah di ruang publik. Melalui media yang dikelola dengan baik, sekolah dapat menyampaikan berbagai kegiatan, program, prestasi, dan nilai-nilai positif yang menjadi identitas lembaga kepada masyarakat.

Karena itu, pengelolaan website, media sosial, dan branding sekolah membutuhkan strategi yang terarah. Konten yang disajikan perlu informatif dan menarik,sekaligus mampu merepresentasikan karakter dan keunggulan sekolah.

Bagi Yayasan MEP, penguatan kemampuan di bidang media dan branding merupakan bagian dari langkah untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Sekolah perlu hadir tidak hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai lembaga yang mampu berkomunikasi secara terbuka dan positif dengan masyarakat. (Apna Permana)

Posted in Berita, MEP, Pelatihan and tagged , , .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *